Anda bangun pagi, dan satu telinga terasa berbeda. Atau terjadi di tengah hari — tiba-tiba suara di sebelah kanan terasa lebih jauh. Atau ada “pop” kecil, lalu satu sisi sepi.

Banyak yang menunggu. Berpikir mungkin karena tidur posisi salah. Mungkin ada air di telinga. Mungkin akan pulih sendiri besok.

Jangan tunggu. Tuli mendadak adalah kedaruratan medis di mana setiap jam yang berlalu tanpa penanganan secara statistik mengurangi peluang pemulihan.

Apa Itu Tuli Mendadak (SSHL)

Sudden Sensorineural Hearing Loss (SSHL) — atau tuli mendadak — didefinisikan sebagai penurunan pendengaran sensorineural 30 dB atau lebih di minimal tiga frekuensi berturutan, yang terjadi dalam 72 jam.

Insiden sekitar 5–20 per 100.000 orang per tahun. Sebagian besar terjadi di satu telinga. Usia yang paling sering terkena: 40–60 tahun, meski bisa terjadi di usia berapapun.

Penyebabnya sering tidak teridentifikasi (idiopatik) — sekitar 85–90% kasus. Sisanya bisa disebabkan oleh infeksi virus, gangguan vaskular, kondisi autoimun, atau tumor akustik. Karena penyebab yang berbahaya tidak bisa disingkirkan tanpa evaluasi, setiap kasus tuli mendadak harus dianggap serius sampai terbukti sebaliknya.

Mengapa Setiap Jam Penting

Sel rambut koklea yang mengalami kerusakan akut — apakah dari iskemia (kurang aliran darah), dari peradangan viral, atau dari mekanisme lain — berada dalam kondisi yang masih bisa diselamatkan dalam jendela waktu tertentu.

Kortikosteroid dosis tinggi, yang menjadi terapi lini pertama untuk SSHL, bekerja dengan mengurangi edema dan inflamasi di koklea dan saraf pendengaran, serta memiliki efek imunomodulatori yang bermanfaat. Efektivitasnya tertinggi jika dimulai dalam 72 jam pertama — dan menurun signifikan setelah 2 minggu.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pasien yang memulai terapi dalam 24 jam pertama memiliki angka pemulihan yang lebih baik dibanding yang memulai di hari ketiga, meski keduanya masih dalam jendela waktu yang relevan.

Gejala yang Harus Diwaspadai

Tuli mendadak sering disertai atau didahului oleh:

  • Tinnitus (dengung) yang tiba-tiba muncul di satu sisi — ini sering menjadi gejala pertama yang disadari, sebelum pasien menyadari pendengarannya berkurang
  • Telinga terasa penuh atau tersumbat — berbeda dari tersumbat biasa, sensasinya terasa dari dalam
  • Vertigo — pada beberapa kasus, pusing berputar menyertai tuli mendadak, menunjukkan keterlibatan telinga dalam yang lebih luas

Kombinasi tuli mendadak + tinnitus + vertigo di satu sisi adalah triad yang memerlukan evaluasi sangat cepat.

Pemeriksaan yang Diperlukan Segera

Begitu ada kecurigaan tuli mendadak, yang perlu dilakukan sesegera mungkin:

  • Audiometri — mengkonfirmasi ada tidaknya penurunan pendengaran, jenisnya (sensorineural, bukan konduktif), dan tingkat keparahannya
  • Timpanometri — menyingkirkan penyebab konduktif seperti cairan di telinga tengah
  • Pemeriksaan dokter THT — evaluasi klinis untuk menyingkirkan penyebab yang memerlukan penanganan berbeda

MRI dengan kontras gadolinium pada beberapa minggu setelah kejadian direkomendasikan untuk menyingkirkan tumor akustik (acoustic neuroma) sebagai penyebab, yang meski jarang, perlu dideteksi.

Angka Pemulihan yang Realistis

Ini yang perlu diketahui dengan jujur: tidak semua kasus SSHL pulih sempurna, bahkan dengan penanganan yang cepat dan tepat. Tingkat pemulihan bervariasi:

  • Pemulihan spontan penuh tanpa terapi: sekitar 32–65% (tergantung penelitian)
  • Pemulihan dengan terapi kortikosteroid: 54–79% mengalami perbaikan yang signifikan
  • Faktor yang memprediksi pemulihan lebih baik: usia lebih muda, tidak ada vertigo, penanganan lebih awal, pola audiogram tertentu

Angka-angka ini tidak dimaksudkan untuk menakutkan, tapi untuk memberikan gambaran realistis tentang mengapa penanganan cepat penting. Pemulihan sebagian yang signifikan jauh lebih baik dari tidak ada pemulihan — dan peluang pemulihan lebih baik ada di tangan mereka yang tidak menunggu.

Satu Pesan yang Perlu Dibawa Pulang

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal tiba-tiba mengalami penurunan pendengaran di satu telinga — dengan atau tanpa tinnitus, dengan atau tanpa vertigo — ini adalah kondisi yang perlu dievaluasi pada hari yang sama atau keesokan harinya. Bukan minggu depan. Bukan setelah menunggu beberapa hari untuk lihat apakah membaik sendiri.

Menunggu adalah pilihan yang paling merugikan dalam kondisi ini.

dr. Guntur Surya SpTHT-KL FICS
Konsultasi Langsung
dr. Guntur Surya, SpTHT-KL, FICS
Spesialis Bedah Endoskopi Sinus dan Telinga · RS Sumber Waras · Konsultasi Online Tersedia
Hubungi Admin untuk Jadwal Konsultasi

Artikel Terkait